Saturday, October 15, 2011

~Allah itu Kasih~


Allah itu Kasih, karena kemauan kitalah yang akan memisahkan dan menjauhkan kita dengan Allah, jangan salahkan Allah atas kehidupan yang kita miliki,
Kita lupa...
Kehidupan ini pilihan kita,
Kehidupan ini kita harus jalanin,
Kehidupan ini kita memerlukannya,
Kehidupan ini kita jalanin dengan penuh kemauan kita,

Sayangnya...
Kita terlalu sibuk dalam kehidupan sehari-hari,
Kita terlalu sibuk dalam membiarkannya,
Kita terlalu sibuk dalam menjalankannya,
Kita terlalu sibuk dengan usaha kita,

dan yang terpenting,

Terlalu sering kita lupa,
Tidak semua materi dunia indah,
Tidak semua kemauan kita baik,
Tidak semua senyuman itu bahagia,
Semua hanyalah sementara...waktu sedang berjalan.

Terlalu sering kita lupa,
Kita lupa menggunakan hati kita dan belum mau membiarkan hati nurani kita supaya Tuhan yang memimpin kehidupan kita dengan Kasih-Nya.
Allah itu Kasih, ikutinlah hati dan hati nurani untuk mengikuti Kasih-Nya.

Kita lupa kalau kehidupan ini adalah perjalanan spiritual,

Perjalanan Spiritual yang kita perlukan untuk mengikuti hati nurani dan membiarkannya terjadi,
Perjalanan Spiritual yang kita perlukan untuk mengikuti hati nurani dan menjalankannya,
Perjalanan Spiritual yang kita perlukan untuk mengikuti hati nurani dan tidak menggunakan usaha kita,
Perjalanan Spiritual yang kita perlukan untuk mengikuti hati nurani dan pelajaran untuk kehidupan sehari-hari,
Perjalanan Spiritual yang kita perlukan untuk mensyukuri segala sesuatu,
Perjalanan Spiritual yang kita perlukan untuk terjadilah sesuai Kasih Sayang-Nya,

Perjalanan Spiritual yang kita perlukan karena Allah memilih kita,
Perjalanan Spiritual yang kita perlukan karena Allah menunjuk kita dalam tujuan abadi-Nya,
Perjalanan Spiritual yang kita perlukan karena Kehendak Allah untuk kita kembali kepada-Nya,

Satu-satunya tujuan perjalanan spiritual...
Kembali kedalam kerajaan-Nya, untuk memuji Dia, itulah satu-satunya kodrat kita.
Semua keberadaan dan Kodrat semua Hati, ...pasrahkanlah kehendak kita...
Semua keberadaan dan Kodrat semua Hati, ...ingat Kasih SayangNya...
Semua keberadaan dan Kodrat semua Hati, ...memanggil Tuhan Sumber Diri Sejati...
Semua keberadaan dan Kodrat semua Hati, ...terjadilah Kerajaan-Mu, tujuan abadi dan kehendak-Mu...

Terima Kasih Tuhan Sumber Diri Sejati yang terkasih,
Sumber Kasih,
Sumber Kehidupan,
Sumber kebahagiaan,
Sumber segala makhluk dan keberadaan,
Kasih kami hanya untuk-Mu,
Diberkatilah semua puji dan syukur kami oleh-Mu.
Amin....

Catatan manis untuk mengingatkan sendiri, kehidupan itu rapuh tetapi kehidupan itu baik dan indah, dengan perasaan yang lembut dari hati menulis ini untuk berbagi...memohon maaf kalau ada salah dalam catatan sederhana ini.

Janganlah marah, marah akan membuat kita gila,
Janganlah khawatir, khawatir akan membuat kita cemas,
Bersyukurlah, bersyukur membuat kita tahu bagaimana menghargai,
Berbaik hatilah, beramah dan baik hati membuat kita tahu bagaimana berbagi,
Bahagialah, bahagia membuat kita sehat, cantik dan setiap saat pun akan indah.

~True Source/God is Love~


God is Love, our will only make us separate with God further,
Do not blame God for the life we have right now,
We have forgot...
This life, we are choose it,
This life, we are live it,
This life, we are need it,
This life, we are lead it with our will,

Big unfortunately...
We are too busy in our daily life,
We are too busy in let it be,
We are too busy in lead it,
We are too busy in our effort,

and the most important...

Too often we have forgot,
Not all materialize in this world is wonderful
Not all our desire is good,
Not all smile is happiness,
All is temporary...we have timing to go.


Too often we have forgot,
We have forgot to use our heart and our inner heart to let God lead it with His Love,
God is Love, follow your heart & inner heart to follow The Love.



We have forgot this life is our spiritual journey,

Spiritual journey that we are need to follow our inner heart to let it be,
Spiritual journey that we are need to follow our inner heart to lead it,
Spiritual journey that we are need to follow our inner heart to be effortless,
Spiritual journey that we are need to learn from our daily life,
Spiritual journey that we are need to be grateful,
Spiritual journey that according His Love,

Spiritual journey that because God has chosen us,
Spiritual journey that because God had appointed in His eternal purpose,
Spiritual journey that because God Desired us to go Home,

The one and the only purpose of our Spiritual Journey...
Back to His Kingdom, to praise Him, is only our destiny.
All being Heart destiny, ... surrendering our will...
All being Heart destiny, ... remembering His Love...
All being Heart destiny, ... to call True Source...
All being Heart destiny, ... there Thy Kingdom, your eternal purpose and desired...



Thank our beloved True Source!
Source of Love,
Source of Life,
Source of happiness,
Source of every being and everything,
Our gratitude for you,
Our grateful to blessing by you.
Amen....


* Sweet reminder to myself, life is fragile but life is good and wonderful, with gentle feeling



from heart to write down for sharing...apologize if there is wrong in this sweet note.

Don't be angry, angry make you crazy,
Don't be worry, worry make you anxiety,
Be gratefully, gratefully make you know how to appreciate,
Be kindly, kindly make you make you know how to share,
Be happy, happy make you healthy, pretty and your day will be easy!

Friday, October 07, 2011

放下的心态/ Pasrah adalah Pilihan / Surrender is the choice



放下,是一种心态的选择;
Pasrah, merupakan suatu pilihan dalam hati;
Surrendering, is the choice use our heart and feeling;

放下,是一门心灵的学问;
Pasrah, merupakan pengetahuan spiritual;
Surrendering, is a spiritual knowledge;

放下,是一种生活的智慧;
Pasrah, merupakan kebijaksanaan dalam hidup;
Surrendering, is a life wisdom;

放下压力,获得轻松;
Pasrahkan beban, mendapatkan keringanan,
Surrendering our stress, to obtain relax,

放下烦恼,获得快乐;
Pasrahkan kekuatiran, mendapatkan kebahagiaan,
Surrendering our worry, to obtain happiness,

放下自卑,获得自信;
Pasrahkan menyalahkan diri, mendapatkan percaya diri,
Surrendering self-esteem, to obtain confidence,

放下懒惰,获得充实;
Pasrahkan kemalasan, mendapatkan kerajinan,
Surrendering the laziness, to obtain diligent,

放下消极,获得进取;
Pasrahkan ketidakpastian, mendapatkan kemajuan,
Surrendering decisiveness, to obtain performance,

放下抱怨,获得舒坦;
Pasrahkan mengeluh, mendapatkan kenyamanan,
Surrendering complaining, to obtain comfortable,

放下犹豫,获得潇洒;
Pasrahkan keraguan, mendapatkan kepercayaan,
Surrendering decisiveness, to obtain performance,

放下狭隘,获得自在
Pasrahkan pikiran sempit, mendapatkan pikiran luas.
Surrendering narrow, to obtain generous.

Source : 学会放下 净化心灵 (心灵之家/SoulHome4u)
https://www.facebook.com/media/set/?set=a.286903907987286.81803.257226477621696&type=3

Tuesday, May 24, 2011

Selalu Bersyukur karena Kasih Sayang Tuhan

  • Kita tidak dapat menghentikan atau dengan suatu cara dan upaya untuk mengecilkan aliran Kasih Sayang Tuhan kepada kita, karena tidak peduli apapun yang kita lakukan, kita tidak dapat membuat Tuhan berhenti mengasihi dan menyayangi kita.
  • Tidak ada apa pun yang dapat menyingkirkan kita dari posisi untuk selalu dikasihi dan disayangi Tuhan.
  • Tidak ada yang dapat mengubah perasaan Tuhan kepada kita.
  • Tidak ada yang dapat mengubah kenyataan bahwa Tuhan akan terus mengasihi dan menyayangi kita, tidak peduli apa yang sudah pernah kita lakukan atau katakan, baik benar maupun salah, karena dimata Sang Pencipta, semua ciptaanNya adalah baik apa adanya.
  • Bersedia dan mau menerima Kasih Sayang Tuhan akan menyembuhkan diri kita dari dalam (self healing).
  • Kasih Sayang Tuhan akan selau membangun rasa percaya diri seseorang dan menenangkan jiwa dan pikiran, serta akan menyembuhkan emosi yang terluka dalam keadaan apapun.
  • Bersedia dan mau menerima Kasih Sayang Tuhan membuat kita merasakan diri kita sangat bernilai, berharga dan mulia karena Kasih Sayang Tuhan itu sangat bernilai, berharga dan mulia.
  • Bersedia dan mau menerima Kasih Sayang Tuhan membuat kita menghargai diri kita sendiri maupun sesama, karena memang Kasih Sayang Tuhan itu lemah, lembut dan indah apa adanya.
  • Bersedia dan mau menerima Kasih Sayang Tuhan akan memotivasi kita untuk mendisplin diri kita sendiri terhadap keadaan apapun.
  • Bersedia dan mau menerima Kasih Sayang Tuhan memberikan diri kita kapasitas untuk mempersembahkan kasih-Nya untuk mengasihi diri kita sendiri, dan mengasihi sesama kita maupun Tuhan.
  • Kita tidak hanya dipilih oleh Tuhan, tetapi kita sudah dan selalu dikasihi dan disayangi oleh Tuhan secara kekal, lembut, tidak bersyarat, dan tidak terbatas dalam keadaan apapun.
  • Tidak ada berkat yang lebih besar lagi, tidak ada jaminan yang lebih besar lagi didunia maupun akhirat selain Kasih Sayang Tuhan!

1. Apakah kita sudah mengetahui tujuan hidup kita saat ini? Jika masih belum , Mintalah kepada Tuhan untuk memberikan penerangan pada pengertian kita, hati kita serta hati nurani kita.

2. Apakah kita sudah tahu mengapa hal-hal tertentu sedang terjadi pada kita hari ini? Jika masih belum , Mintalah kepada Tuhan untuk memberikan penerangan pada pengertian kita, hati kita serta hati nurani kita

3. Apakah kita sudah mengetahui sumber kekacauaan di balik situasi dan kondisi tertentu? Jika masih belum , Mintalah kepada Tuhan untuk memberikan penerangan pada pengertian kita, hati kita serta hati nurani kita.

4. Apakah kita sudah mengetahui mengapa kita selalu merasa tertekan, susah, atau khawatir hal-hal mengenai saat ini, ataupun terhadap sesuatu yang sudah terjadi pada masa lalu, maupun hal yang akan terjadi pada masa depan?  Jika masih belum , Mintalah kepada Tuhan untuk memberikan penerangan pada pengertian kita, hati kita serta hati nurani kita.


Tuhan ingin agar kita mengenal Dia (Sumber sejati segala sesuatu) sehinga kita dapat mengetahui bagaimana mengatasi setiap situasi, keadaan, pelajaran dalam hidup kita.


Tuhan telah memilih untuk menyingkapkan kepada kita (orang yang mau percaya dan membuka hati) apa yang tidak dapat diketahui oleh orang-orang yang tidak percaya dan apa yang nabi-nabi zaman dahulu dan malaikat yang dahulu tidak diizinkan untuk mengetahuinya,
maka sekarang ini dibukalah rahasia alam semesta bagi mereka orang yang  percaya Tuhan dengan sepenuh hati dan diri, yang bisa mengutamakan Tuhan dan KasihNya, agar mereka bisa semakin membuka hati, menggunakan hati dan hati nurani, semakin percaya dan bersyukur bahwa
hanya Tuhan satu-satunya tujuan hidup kita,
hanya Tuhanlah sumber kekuatan hidup kita,
hanya Tuhanlah sumber kasih yang ingin selalu mengasihi kita,
hanya Tuhanlah sumber segalanya yang bisa kita andalkan.


1 Petrus 1:12 "God revealed to the prophets that the things they had spoken were not for their own benefit but for yours. What the prophets had spoken, the Holy Spirit, who was sent from heaven, has now made known to you by those who spread the Good News among you. These are things that even the angels want to look into."

Friday, November 12, 2010

Reinkarnasi yang tercatat dalam Alkitab

Reinkarnasi adalah proses kelahiran kembali, dimana dipercaya seseorang yang meninggal itu hanya jasadnya dan bukan ruhnya. Ruh orang tersebut akan menitis kembali ke jasad baru untuk melanjutkan perjalanan hidupnya.

Inkarnasi adalah pembuahan dan kelahiran makhluk yang merupakan manifestasi dari suatu tuhan/dewa, atau kekuatan yang imaterial.

Berikut ini adalah kutipan ayat-ayat dan kitab yang tertulis dalam Alkitab mengenai Reinkarnasi ataupun Lahir baru/Lahir kembali, tetapi tidak diakui dalam Ajaran Kristen.

Incarnation

Firman mengenai konsep reinkarnasi tercantum jelas di Alkitab, seperti misalnya di

Kejadian 6:3
Berfirmanlah TUHAN: “Roh-Ku tidak akan selama-lamanya tinggal di dalam manusia, karena manusia itu adalah daging, tetapi umurnya akan seratus dua puluh tahun saja.”

Kemudian di kitab Yehezkiel 37:1-14:

37:1    Lalu kekuasaan TUHAN meliputi aku dan Ia membawa aku ke luar dengan perantaraan Roh-Nya dan menempatkan aku di tengah-tengah lembah, dan lembah ini penuh dengan tulang-tulang.
37:2    Ia membawa aku melihat tulang-tulang itu berkeliling-keliling dan sungguh, amat banyak bertaburan di lembah itu; lihat, tulang-tulang itu amat kering.
37:3    Lalu Ia berfirman kepadaku: "Hai anak manusia, dapatkah tulang-tulang ini dihidupkan kembali?" Aku menjawab: "Ya Tuhan ALLAH, Engkaulah yang mengetahui!"
37:4    Lalu firman-Nya kepadaku: "Bernubuatlah mengenai tulang-tulang ini dan katakanlah kepadanya: Hai tulang-tulang yang kering, dengarlah firman TUHAN!
37:5    Beginilah firman Tuhan ALLAH kepada tulang-tulang ini: Aku memberi nafas hidup di dalammu, supaya kamu hidup kembali.
37:6    Aku akan memberi urat-urat padamu dan menumbuhkan daging padamu, Aku akan menutupi kamu dengan kulit dan memberikan kamu nafas hidup, supaya kamu hidup kembali. Dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN."
37:7    Lalu aku bernubuat seperti diperintahkan kepadaku; dan segera sesudah aku bernubuat, kedengaranlah suara, sungguh, suatu suara berderak-derak, dan tulang-tulang itu bertemu satu sama lain.
37:8    Sedang aku mengamat-amatinya, lihat, urat-urat ada dan daging tumbuh padanya, kemudian kulit menutupinya, tetapi mereka belum bernafas.
37:9    Maka firman-Nya kepadaku: "Bernubuatlah kepada nafas hidup itu, bernubuatlah, hai anak manusia, dan katakanlah kepada nafas hidup itu: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Hai nafas hidup, datanglah dari keempat penjuru angin, dan berembuslah ke dalam orang-orang yang terbunuh ini, supaya mereka hidup kembali."
37:10    Lalu aku bernubuat seperti diperintahkan-Nya kepadaku. Dan nafas hidup itu masuk di dalam mereka, sehingga mereka hidup kembali. Mereka menjejakkan kakinya, suatu tentara yang sangat besar.
37:11    Firman-Nya kepadaku: "Hai anak manusia, tulang-tulang ini adalah seluruh kaum Israel. Sungguh, mereka sendiri mengatakan: Tulang-tulang kami sudah menjadi kering, dan pengharapan kami sudah lenyap, kami sudah hilang.
37:12    Oleh sebab itu, bernubuatlah dan katakan kepada mereka: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Sungguh, Aku membuka kubur-kuburmu dan membangkitkan kamu, hai umat-Ku, dari dalamnya, dan Aku akan membawa kamu ke tanah Israel.
37:13    Dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN, pada saat Aku membuka kubur-kuburmu dan membangkitkan kamu, hai umat-Ku, dari dalamnya.
37:14    Aku akan memberikan Roh-Ku ke dalammu, sehingga kamu hidup kembali dan Aku akan membiarkan kamu tinggal di tanahmu. Dan kamu akan mengetahui bahwa Aku, TUHAN, yang mengatakannya dan membuatnya, demikianlah firman TUHAN."


Kemudian di kitab Yehezkiel 36:26-27
36:26    Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat.
36:27    Roh-Ku akan Kuberikan diam di dalam batinmu dan Aku akan membuat kamu hidup menurut segala ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada peraturan-peraturan-Ku dan melakukannya.

Yesus sendiri menjadi saksi adanya konsep kelahiran kembali (Reinkarnasi) seperti yang tercantum di :

Yohanes 3:1-12
3:1    Adalah seorang Farisi yang bernama Nikodemus, seorang pemimpin agama Yahudi.
3:2    Ia datang pada waktu malam kepada Yesus dan berkata: "Rabi, kami tahu, bahwa Engkau datang sebagai guru yang diutus Allah; sebab tidak ada seorangpun yang dapat mengadakan tanda-tanda yang Engkau adakan itu, jika Allah tidak menyertainya."
3:3    Yesus menjawab, kata-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah."
3:4    Kata Nikodemus kepada-Nya: "Bagaimanakah mungkin seorang dilahirkan, kalau ia sudah tua? Dapatkah ia masuk kembali ke dalam rahim ibunya dan dilahirkan lagi?"
3:5    Jawab Yesus: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.
3:6    Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh.
3:7    Janganlah engkau heran, karena Aku berkata kepadamu: Kamu harus dilahirkan kembali.
3:8    Angin bertiup ke mana ia mau, dan engkau mendengar bunyinya, tetapi engkau tidak tahu dari mana ia datang atau ke mana ia pergi. Demikianlah halnya dengan tiap-tiap orang yang lahir dari Roh."
3:9    Nikodemus menjawab, katanya: "Bagaimanakah mungkin hal itu terjadi?"
3:10    Jawab Yesus: "Engkau adalah pengajar Israel, dan engkau tidak mengerti hal-hal itu?
3:11    Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kami berkata-kata tentang apa yang kami ketahui dan kami bersaksi tentang apa yang kami lihat, tetapi kamu tidak menerima kesaksian kami.
3:12    Kamu tidak percaya, waktu Aku berkata-kata dengan kamu tentang hal-hal duniawi, bagaimana kamu akan percaya, kalau Aku berkata-kata dengan kamu tentang hal-hal sorgawi?

fersh dandelion seeds flying on blue sky and warm spring sunlight
Kemudian di 1 Korintus 15:32-40, 15:42-46, 15:50-54 pun menyatakan sebagai berikut:

15:31    Saudara-saudara, tiap-tiap hari aku berhadapan dengan maut. Demi kebanggaanku akan kamu dalam Kristus Yesus, Tuhan kita, aku katakan, bahwa hal ini benar.
15:32    Kalau hanya berdasarkan pertimbangan-pertimbangan manusia saja aku telah berjuang melawan binatang buas di Efesus, apakah gunanya hal itu bagiku? Jika orang mati tidak dibangkitkan, maka "marilah kita makan dan minum, sebab besok kita mati".
15:35    Tetapi mungkin ada orang yang bertanya: "Bagaimanakah orang mati dibangkitkan? Dan dengan tubuh apakah mereka akan datang kembali?"
15:36    Hai orang bodoh! Apa yang engkau sendiri taburkan, tidak akan tumbuh dan hidup, kalau ia tidak mati dahulu.
15:37    Dan yang engkau taburkan bukanlah tubuh tanaman yang akan tumbuh, tetapi biji yang tidak berkulit, umpamanya biji gandum atau biji lain.
15:38    Tetapi Allah memberikan kepadanya suatu tubuh, seperti yang dikehendaki-Nya: Ia memberikan kepada tiap-tiap biji tubuhnya sendiri.
15:39    Bukan semua daging sama: daging manusia lain dari pada daging binatang, lain dari pada daging burung, lain dari pada daging ikan.
15:40    Ada tubuh sorgawi dan ada tubuh duniawi, tetapi kemuliaan tubuh sorgawi lain dari pada kemuliaan tubuh duniawi.

Proses Spiritual dan perubahan dari manusia yang duniawi ke manusia yang lebih rohaniah , dalam arti sebuah perjalanan spiritual hidup dan mati untuk membentuk kesempurnaan.

15:42    Demikianlah pula halnya dengan kebangkitan orang mati. Ditaburkan dalam kebinasaan, dibangkitkan dalam ketidakbinasaan.
15:43    Ditaburkan dalam kehinaan, dibangkitkan dalam kemuliaan. Ditaburkan dalam kelemahan, dibangkitkan dalam kekuatan.
15:44    Yang ditaburkan adalah tubuh alamiah, yang dibangkitkan adalah tubuh rohaniah. Jika ada tubuh alamiah, maka ada pula tubuh rohaniah.
15:45    Seperti ada tertulis: "Manusia pertama, Adam menjadi makhluk yang hidup", tetapi Adam yang akhir menjadi roh yang menghidupkan.
15:46    Tetapi yang mula-mula datang bukanlah yang rohaniah, tetapi yang alamiah; kemudian barulah datang yang rohaniah.

Roh kita tidak akan binasa, tetapi tubuh ini akan binasa, sehingga ada pernyataan mengenai sesuatu yang abadi yaitu Roh. Hanya Roh lah yang bisa kembali kepada Tuhan seutuhnya. Roh kekal adanya dan dapat dilahirkan kembali dengan daging baru.

15:50    Saudara-saudara, inilah yang hendak kukatakan kepadamu, yaitu bahwa daging dan darah tidak mendapat bagian dalam Kerajaan Allah dan bahwa yang binasa tidak mendapat bagian dalam apa yang tidak binasa.
15:51    Sesungguhnya aku menyatakan kepadamu suatu rahasia: kita tidak akan mati semuanya, tetapi kita semuanya akan diubah,
15:52    dalam sekejap mata, pada waktu bunyi nafiri yang terakhir. Sebab nafiri akan berbunyi dan orang-orang mati akan dibangkitkan dalam keadaan yang tidak dapat binasa dan kita semua akan diubah.
15:53    Karena yang dapat binasa ini harus mengenakan yang tidak dapat binasa, dan yang dapat mati ini harus mengenakan yang tidak dapat mati.
15:54    Dan sesudah yang dapat binasa ini mengenakan yang tidak dapat binasa dan yang dapat mati ini mengenakan yang tidak dapat mati, maka akan genaplah firman Tuhan yang tertulis: "Maut telah ditelan dalam kemenangan.


Roma 7:4-6 Juga menyatakan bawah kita dalam keadaan baru menurut Roh, keadaan baru ini bisa dalam banyak hal tergantung interpretasi masing-masing.

7:4 Sebab itu, saudara-saudaraku, kamu juga telah mati bagi hukum Taurat oleh tubuh Kristus, supaya kamu menjadi milik orang lain, yaitu milik Dia, yang telah dibangkitkan dari antara orang mati, agar kita berbuah bagi Allah.
7:5 Sebab waktu kita masih hidup di dalam daging, hawa nafsu dosa, yang dirangsang oleh hukum Taurat, bekerja dalam anggota-anggota tubuh kita, agar kita berbuah bagi maut.
7:6 Tetapi sekarang kita telah dibebaskan dari hukum Taurat, sebab kita telah mati bagi dia, yang mengurung kita, sehingga kita sekarang melayani dalam keadaan baru menurut Roh dan bukan dalam keadaan lama menurut huruf hukum Taurat.

Efesus 4:22-24
Menyatakan Pakaian kita yang lama yaitu hidup kita yang dahulu yang kemudian disempurnakan dengan manusia baru

4:22    yaitu bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan,
4:23    supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu,
4:24    dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.

Terdapat satu hal menarik yang sering dijadikan landasan menolak paham reinkarnasi yaitu Ibrani 9:27 "Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi."

Alkitab adalah Kitab Suci orang Kristen , sebagai orang Kristen kita seharusnya percaya semua yang ada pada alkitab itu sendiri, bukan dengar omongan siapa-siapa!

"Lahir baru" ataupun "Lahir kembali" bagi orang Kristen kebanyakan di kaitkan dengan kehidupan yang ada pada sekarang yaitu dari seorang yang Kristen asal-asalan ataupun bukan Kristen (non Christian) menjadi orang yang betul-betul percaya lagi pada Tuhan melalui Kekristenan/imannya yang kemudian disebut lahir baru, tetapi apakah kita sadari sebenarnya hal-hal mengenai "lahir baru" ini juga menjadi sesuatu yang sebenarnya berhubungan dengan kehidupan kita yang dahulu yaitu disebut Reinkarnasi?



Matius 17:8-13
17:8 Dan ketika mereka mengangkat kepala, mereka tidak melihat seorangpun kecuali Yesus seorang diri.
17:9 Pada waktu mereka turun dari gunung itu, Yesus berpesan kepada mereka: "Jangan kamu ceriterakan penglihatan itu kepada seorangpun sebelum Anak Manusia dibangkitkan dari antara orang mati."
17:10 Lalu murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya: "Kalau demikian mengapa ahli-ahli Taurat berkata bahwa Elia harus datang dahulu?"
17:11 Jawab Yesus: "Memang Elia akan datang dan memulihkan segala sesuatu
17:12 dan Aku berkata kepadamu: Elia sudah datang, tetapi orang tidak mengenal dia, dan memperlakukannya menurut kehendak mereka. Demikian juga Anak Manusia akan menderita oleh mereka."
17:13 Pada waktu itu mengertilah murid-murid Yesus bahwa Ia berbicara tentang Yohanes Pembaptis.

Ayat yang ini dengan jelas, Yesus menceritakan bahwa Elia adalah Yohanes pembabtis dan Yesus sendiri langsung menceritakan kepada murid-muridnya.

Artikel ini dibuat hanya untuk lebih membuka wawasan kita sebagai seorang Kristen, yang manakala juga seharusnya kita melihat dan membaca Alkitab sendiri, bukan hanya mendengar penafsiran atau kata Pendeta saja atau kata siapa saja mengenai ajaran itu sendiri, tetapi kita sendiri harus membaca, memahami, meneliti  supaya kita juga semakin percaya pada Tuhan mengenai anugerah lahir kembali untuk supaya kita belajar lagi, supaya kita bisa lebih sempurna dan bisa kembali kepada Tuhan seutuhnya. Baik itu Reinkarnasi ataupun Inkarnasi seharusnya tidak perlu diperdebatkan panjang lebar.

Ada beberapa hal menarik mengenai Reinkarnasi yaitu :
1. Jika kita percaya adanya reinkarnasi : Seharusnya kita bersyukur karena sudah dilahirkan kembali untuk "belajar" lagi, karena berarti pada masa lalu pelajaran kita "kurang benar" sehingga kita lahir kembali untuk belajar agar bisa dekat kepada Tuhan.

2. Jika kita tidak percaya adanya reinkarnasi :Bersyukurlah karena kita harus hidup dengan benar dan percaya bahwa sekarang adalah kesempatan untuk lebih dekat kepada Tuhan. Karena hidup sekarang adalah satu-satunya hidup kita untuk lebih percaya lagi kepada Tuhan.

Matius 5:8 Berbahagialah orang yang murni hatinya, karena mereka akan melihat Allah. 
Blessed are the pure in heart, for they shall see God! (Matthew 5:8)